Legenda Rumah Panjang Indai dan Perang Sindaat - Kisah Dari Dusun Lotud
Pada suatu masa dahulu, terdapat sekelompok besar manusia
yang mendiami sebuah rumah panjang di sebuah tempat yang disebut Indai di
Tuaran. Rumah panjang itu sangatlah panjang sehingga jika terjadi kematian di
ujung rumah panjang itu pada siang hari maka berita itu hanya akan diketahui
oleh orang yang berada di ujung rumah panjang yang satu lagi pada besok
harinya. Jikalau seseorang memetik ranting selasih dan berjalan dari hujung ke
hujung rumah panjang itu, ranting selasih itu akan menjadi layu pada saat orang
itu sampai di hujung rumah panjang itu.
Jumlah penduduk di rumah panjang itu sangatlah banyak
sehingga apabila pelepah kelapa jatuh di jalan utama perkampungan itu pada
siang hari, pada petang hari semua daun dari pelepah itu akan tertanggal habis
daripada batangnya (kerana dipijak-pijak). Dan pada petang hari, ketika
perempuan-perempuan dari perkampungan itu menuju ke sungai berdekatan untuk
mencuci periuk nasi mereka sebelum memasak nasi untuk makan petang, jumlah
kerak nasi yang terbuang di sungai dapat menghalang aliran air.